Ekspedisi Menembus Langit Yang Menginspirasi
Logo Menembus Langit Sumber : twitter menembus langit |
LATAR BELAKANG EKSPEDISI MENEMBUS LANGIT
Berikut latar belakang ekspedisi "Menembus Langit" yang kami kutip dari official websitenya.
Ekspedisi Menembus Langit akan menjadi suatu pencapaian baru dalam kajian ilmu aeronautika dan teknologi kedirgantaraan di Indonesia. Ekspedisi Menembus Langit diharapkan mampu memacu percepatan teknologi keantariksaan, membantu kajian ilmu aeronautika, dan menginspirasi Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) Ai-X1 diterbangkan dengan balon cuaca ke stratosfer dan akan kembali ke titik awal secara otomatis. UAV Ai-X1 dilengkapi dengan sensor meteorologi untuk mengumpulkan data atmosfer.
Data meteorologi beserta laporan penelitian penerbangan akan diolah dan akan didistribusikan ke Universitas-Universitas terkait aeronautika di Indonesia.
Tim Menembus Langit pun akan mempublikasikan laporan penelitian stratosfer secara terbuka. Dengan ini, harapannya adalah pencapaian stratosfer bisa digunakan oleh masyarakat untuk pencapaian selanjutnya.
Mission Plan Sumber : tees.co.id |
Sketch Command Center Sumber : tees.co.id |
EKSPEDISI PERTAMA
Hari itu hari Jum'at,selepas jaga malam dan selepas subuh, hal biasa bagi kami standby di depan komputer, jadi tidak masalah mau streaming launch pesawat jam 05.00 pagi pun bagi pemirsa seperti kami siap-siap saja. Pantengin terus monitor, memang streaming lewat aplikasi periskope, cari di youtube dan facebook tidak ada streamingnya, sedangkan kami pribadi malas instal aplikasi di HP android lagi, ya alternatif bisa streaming di web menembus langit atau di twitter menembus langit dengan PC dan browser tentunya.
Hari pertama memang belum berhasil mencapai target ke stratosfer, dari streaming dan tweet dapat info kalau UAV Ai-X1 lepas dari balon udaranya di ketinggian sekitar 10.000 m atau 10 km, karena GPS glitch di 10 km. Failsafe terlalu sensitif. Ai-X1 melepaskan diri dari Balon lalu RTH ( return to home ).
Maaf sebelumnya kalau artikel tidak bisa memberikan informasi teknis terkait ekspedisi ini karena selain kami pribadi kurang ilmunya butuh waktu untuk mempelajarinya, kapan-kapan kalau ada waktu ayo bareng-bareng baca informasinya dengan browsing di internet he he...
Hari pertama memang belum berhasil mencapai target ke stratosfer, dari streaming dan tweet dapat info kalau UAV Ai-X1 lepas dari balon udaranya di ketinggian sekitar 10.000 m atau 10 km, karena GPS glitch di 10 km. Failsafe terlalu sensitif. Ai-X1 melepaskan diri dari Balon lalu RTH ( return to home ).
Maaf sebelumnya kalau artikel tidak bisa memberikan informasi teknis terkait ekspedisi ini karena selain kami pribadi kurang ilmunya butuh waktu untuk mempelajarinya, kapan-kapan kalau ada waktu ayo bareng-bareng baca informasinya dengan browsing di internet he he...
Memonitor Ekspedisi Menembus Langit Sumber : screen shoot pribadi |
Belum berhasil atau gagal tidak membuat putus asa, itu lah yang kami pribadi suka, karena akan ada episode ke dua, semakin penasaran ternyata menerbangkan sebuah wahana dengan balon udara saja tidak semudah bayangan kita to..
EKSPEDISI KE DUA
PENUTUP
Pokoknya keren lah kalau bisa membuat seperti itu, memang sederhana kalau dibandingkan dengan proyek NASA, namun ternyata bisa menginspirasi, ya paling tidak bagi kami pribadi bisa menyedot perhatian dan ternyata bisa memberikan ide tuk nulis di blog ini, meski tidak bisa detail karena tulisan ini hanya sekedar unek-unek admin saja. Tetap semangat, yooo..menembus langit.
Ai-X1 dirancang oleh Dirgantara Purnama, chief aircraft designer dari AeroTerrascan Sumber : twitter menembus langit |
Posting Komentar untuk "Ekspedisi Menembus Langit Yang Menginspirasi"
Posting Komentar